Penerapan Finger Hold Terhadap Penurunan Nyeri Post Operasi Laparatomi
Keywords:
finger hold, nyeri, penurunan nyeri, post operasi laparatomiAbstract
Laparatomi menjadi salah satu metode pembedahan yang sering dilakukan yaitu dengan melakukan sayatan selaput perut dengan masalah di bagian abdomen. Tindakan operasi laparatomi menghasilkan luka yang luas dan dalam, sehingga menimbulkan rasa nyeri pada pasien. Tujuan karya ilmiah ners ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan dengan pemberian terapi finger hold. Penelitian ini menggunakan metode desain studi kasus yang dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17-19 Juni 2025 dengan sampel yaitu satu responden yang dilakukan di Ruangan Gardenia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Alat ukur skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Pada Ny. T keluhan utama pasien mengatakan nyeri pada area luka operasi yaitu pada bagian abdomen, nyeri dirasakan hilang timbul, nyeri seperti ditusuk-tusuk, nyeri dirasa berat saat bergerak, pasien tampak meringis, skala nyeri 7, dari keluhan yang dirasakan oleh pasien maka dirumuskan diagnosa nyeri akut b.d agen pencedera fisik. Salah satu intervensi yang tepat untuk menurunkan skala nyeri pada Ny. T adalah terapi finger hold. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut yang dilakukan pada pagi hari selama ±10 menit. Hasil asuhan keperawatan ini didapatkan adanya penurunan skala nyeri dari skala 7 menjadi skala 3. Hal ini menunjukkan bahwa terapi finger hold dapat menurunkan skala nyeri pada pasien post laparatomi. Diharapkan pasien dan mampu melakukan terapi finger hold secara rutin dengan harapan skala nyeri berkurang.