Asuhan Keperawatan Pada Ny. T Dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Di Ruang Indragiri RSJ Tampan Provinsi Riau Tahun 2024
Keywords:
Halusinasi PendengaranAbstract
Dampak yang muncul dari pasien dengan gangguan halusinasi mengalami panik, perilaku dikendalikan oleh halusinasinya, dapat bunuh diri atau membunuh orang, dan perilaku kekerasan lainnya yang dapat membahayakan dirinya maupun orang di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan halusinasi pendengaran di Ruang Indragiri Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus. Subjekt pada laporan kasus adalah Ny.T yang berusia 44 tahun dengan halusinasi pendengaran. Data didapatkan dengan wawancara mendalam. Pada saat pengkajian pasien mengatakan sering mendengar suara-suara yang menyuruhnya berjalan-jalan dan menyuruhnya merusak mobil warga. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu : gangguan persepsi sensori : halusinasi pendengaran. Intervensi yang diberikan yaitu dengan cara melatih pasien dengan melakukan Sp1-Sp4. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Ny.T dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun sesuai Satuan Asuhan Keperawatan Jiwa. Hasil kunjungan keperawatan selama lima hari pada klien didapatkan masalah teratasi namun S1-Sp4 tetap dilanjutkan dan dimasukan kedalam kegiatan harian pasien. Tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar menjadikan sebagai pedoman baik instansi, masyarakat dan penelitian selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan halusinasi.