Hubungan Mindfulness Dengan Tingkat Stres Pada Dewasa Awal Penderita Hipertensi

Authors

  • Wanda Rosa Septiandini Universitas Pahlawan Author
  • Apriza Apriza Author
  • Ridha Hidayat Author

Keywords:

Dewasa Awal, Hipertensi, Mindfulness, Tingkat Stres

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Penderita hipertensi dapat mengalami stres akibat kondisi penyakit yang bersifat kronis, kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan, pengobatan jangka panjang, serta berbagai tuntutan kehidupan. Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat memperburuk kondisi kesehatan dan berpotensi meningkatkan tekanan darah. Salah satu faktor yang dapat membantu individu dalam mengelola stres adalah mindfulness, yaitu kemampuan individu untuk memberikan perhatian penuh terhadap pengalaman saat ini secara sadar dan tanpa menghakimi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mindfulness dengan tingkat stres pada dewasa awal penderita hipertensi di Desa Penyasawan Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2026 dengan populasi sebanyak 236 penderita hipertensi dewasa awal dan sampel sebanyak 71 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) untuk mengukur mindfulness dan Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki mindfulness rendah sebanyak 42 orang (59,2%), sedangkan mindfulness tinggi sebanyak 29 orang (40,8%). Sebagian besar responden mengalami stres sedang sebanyak 34 orang (47,9%), diikuti stres berat sebanyak 26 orang (36,6%), dan stres ringan sebanyak 11 orang (15,5%). Pada kelompok responden dengan mindfulness rendah, sebagian besar mengalami stres berat sebanyak 23 orang (54,8%). Sementara itu, pada kelompok mindfulness tinggi, sebagian besar mengalami stres sedang sebanyak 17 orang (58,6%) dan hanya 3 orang (10,3%) mengalami stres berat. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p ≤ 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara mindfulness dengan tingkat stres pada dewasa awal penderita hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik mindfulness yang dimiliki penderita hipertensi, maka semakin rendah kecenderungan tingkat stres yang dialami. Mindfulness dapat menjadi salah satu pendekatan nonfarmakologis dalam membantu pengelolaan stres pada penderita hipertensi.

Downloads

Published

2026-10-13

How to Cite

Hubungan Mindfulness Dengan Tingkat Stres Pada Dewasa Awal Penderita Hipertensi (W. R. Septiandini, A. Apriza, & R. Hidayat, Trans.). (2026). Jurnal Inovasi Kesehatan Dan Keperawatan, 1(4), 462-467. https://jikka.org/index.php/jikka/article/view/113