Hubungan Jarak Kelahiran dan Jumlah Anak dengan Status Gizi Balita
Keywords:
Jarak Kelahiran, Jumlah Anak, Status Gizi BalitaAbstract
Status gizi berperan penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada balita. Di sebagian masyarakat masih ditemukan keluarga dengan jumlah anak lebih dari dua orang serta jarak kelahiran yang berdekatan (< 2 tahun). Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pemenuhan kebutuhan gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan jarak kelahiran dan jumlah anak dengan status gizi balita di Desa Gobah, Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang tahun 2023. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada 4–10 Januari 2024 dengan jumlah sampel 115 responden yang diperoleh melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan balita dan pengisian kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan 74 (65,2%) responden memiliki jarak kelahiran ≥ 2 tahun dan 62 (53,9%) responden memiliki jumlah anak > 2, sementara 64 (55,7%) balita mengalami status gizi kurang. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara jarak kelahiran dengan status gizi balita (p-value = 0,031) serta hubungan antara jumlah anak dengan status gizi balita (p-value = 0,012). Diharapkan ibu balita dapat lebih memperhatikan pemenuhan kualitas dan kuantitas gizi agar status gizi balita dapat meningkat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Disha Amanda, Alini Alini, Ade Dita Puteri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.