Penerapan Terapi Bermain Congklak Terhadap Kecemasan Anak Dengan ALL (Acute Lymphoblastk Leukemia) Yang Mengalami Kecemasan (Hospitalisasi)
Keywords:
Acute Lymphoblastik Leukemia, Kecemasan, Terapi Bermain CongklakAbstract
Acute Lymphoblastik Leukemia (ALL) merupakan penyakit yang terjadi pada anak-anak yang berumur kurang dari 15 tahun. Disebabkan oleh keadaan patologi dan faktor manifestasi yang dapat menyebabkan perkembangan ALL. Sehingga diperlukan pengobatan, pemantauan, dan perawatan atau hospitalisasi. Selama proses tersebut, anak dapat mengalami kecemasan akibat perubahan terhadap status kesehatan maupun lingkungan dalam kebiasaan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada anak menggunakan teknik terapi bermain congklak pada anak yang mengalami ansietas berhubungan dengan krisis situasional (hospitalisasi). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif atau studi kasus pada pasien ALL yang mengalami kecemasan. Sampel pada penelitian ini adalah An. A berusia 4 tahun yang di rawat di Ruang Anggrek RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 13-16 Mei 2024. Hasil evaluasi yang didapatkan setelah dilakukan terapi bermain terhadap An. A selama 4 hari menunjukkan bahwa An. A tampak lebih rileks dan mulai berinteraksi dengan perawat, kontak mata membaik, tingkat kecemasan yang dinilai menggunakan skala Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) mengalami penurunan dari skor 26 (kecemasan sedang) menjadi skor 13 (normal). Diharapkan keluarga pasien dapat menjadikan terapi bermain congklak sebagai alternatif untuk mengurangi kecemasan pada anak.