Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet pada Penderita DM Tipe II
Keywords:
dukungan keluarga, kepatuhan diet, diabetes mellitus tipe IIAbstract
Diabetes melitus (DM) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan berbagai tantangan dalam pengelolaannya. Salah satu kendala utama adalah rendahnya kepatuhan pasien dalam menjalankan diet sesuai anjuran, yang diperburuk oleh kurangnya dukungan keluarga dalam pengaturan pola makan. Kondisi ini berisiko menyebabkan kadar gula darah tidak terkendali serta meningkatkan kemungkinan timbulnya komplikasi kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada penderita DM tipe II di Desa Tarai Bangun wilayah kerja UPT Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita DM tipe II di Desa Tarai Bangun wilayah kerja UPT Puskesmas Tambang sebanyak 254 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 04–06 September 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 155 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling, dan analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki dukungan keluarga baik yaitu sebanyak 93 orang (60,0%), dan mayoritas responden tidak patuh terhadap diet yaitu sebanyak 106 orang (63,9%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,004 dan POR = 3,203, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada penderita DM tipe II. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik dukungan keluarga, maka semakin tinggi pula kepatuhan pasien dalam menjalankan diet. Diharapkan pihak keluarga dapat terus memberikan dukungan emosional, informasional, instrumental, maupun penghargaan kepada penderita DM, serta tenaga kesehatan meningkatkan edukasi mengenai pentingnya kepatuhan diet untuk mencegah komplikasi.