Hubungan Kebiasaan Konsumsi Minuman Manis dan Kebiasaan Menyikat Gigi dengan Risiko Kejadian Karies Gigi
Keywords:
karies gigi, menyikat gigi, minuman manis, siswa SDAbstract
Karies gigi masih menjadi salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anak usia sekolah dasar. Tingginya konsumsi minuman manis dan kebiasaan menyikat gigi yang kurang baik dapat meningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi minuman manis dan kebiasaan menyikat gigi dengan risiko kejadian karies gigi pada siswa SD 020 Muhammadiyah Kuok Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan April 2026 dengan melibatkan 60 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan konsumsi minuman manis kategori sedang sebanyak 43 orang (71,7%), kebiasaan menyikat gigi kategori baik sebanyak 35 orang (58,3%), dan mengalami karies gigi sebanyak 46 orang (76,7%). Hasil uji Chi-Square diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi minuman manis dengan risiko kejadian karies gigi pada siswa SD 020 Muhammadiyah Kuok dengan nilai p value = 0,006 (p ≤ 0,05). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan menyikat gigi dengan risiko kejadian karies gigi dengan nilai p value = 0,001 (p ≤ 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi siswa untuk mengurangi konsumsi minuman manis serta membiasakan menyikat gigi secara teratur dan benar guna mencegah terjadinya karies gigi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Haliza Salsabila, Nur Afrinis, Gusman Virgo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.