Hubungan Resiliensi Dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Ujian Kenaikan Kelas
Keywords:
Kecemasan Akademik, Resiliensi, Siswa SMA, Ujian Kenaikan KelasAbstract
Kecemasan akademik sering dialami siswa saat menghadapi ujian, termasuk ujian kenaikan kelas. Resiliensi sebagai kemampuan bertahan dan beradaptasi terhadap tekanan diduga berperan dalam menurunkan tingkat kecemasan. SMAN 1 Kampar Utara menunjukkan fenomena siswa yang tegang dan sulit berkonsentrasi menjelang ujian serta merasa sedih ketika hasil tidak sesuai ekspektasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian kenaikan kelas pada siswa SMAN 1 Kampar Utara. Penelitian ini menggunakan cross sectional yang dilaksanakan pada 23-27 Februari 2026. Populasi berjumlah 151 siswa kelas X dan XI, dengan sampel 151 responden menggunakan teknik total sampling. Instrument yang digunakan adalah Connor Davidson Resilience Scale (CD-RICS) dan Academic Anxiety Scale (AAS). Analisis data yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariate dengan uji chi-square. Hasil analisa univariat diperoleh 94 responden (58,4%) memiliki resiliensi tinggi, dan 72 respoenden (44,7%) memiliki tingkat kecemasan akdemik sedang. Terdapat hubungan signifikan antara resiliensi dengan tingkat kecemasan akademik (p Value = 0,000 ≤ 0,05) Diharapkan siswa/i untuk melatih kemampuan resiliensi dengan membiasakan diri menghadapi tantangan akademik secara bertahap dan tetap berusaha ketika mengalami kegagalan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayu Azirah, Alini Alini, Syafriani Syafriani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.