Hubungan Konsumsi Jajanan Tidak Sehat dengan Peningkatan Risiko Diabetes pada Remaja
Keywords:
Konsumsi Jajanan Tidak Sehat, Remaja, Risiko Diabetes, Siswa SMPAbstract
Peningkatan risiko diabetes melitus pada remaja merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian, seiring dengan kebiasaan konsumsi jajanan tidak sehat yang semakin meningkat dan berpotensi memicu gangguan metabolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi jajanan tidak sehat dengan peningkatan risiko diabetes pada remaja di SMP Negeri 2 Bangkinang Desa Laboy Jaya. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 6-10 April 2026 dengan jumlah sampel 130 orang siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Jajanan Tidak Sehat, pengukuran antropometri dan kuesioner pendukung lainnya. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil analisa univariat diperoleh 78 responden (60%) memiliki konsumsi jajanan tidak sehat dalam kategori sering, dan 52 responden (40%) memiliki risiko diabetes dalam kategori jarang. Hasil uji Chi Square ada hubungan antara konsumsi jajanan tidak sehat dengan peningkatan risiko diabetes (p value = 0,005). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi jajanan tidak sehat dengan peningkatan risiko diabetes pada remaja di SMP Negeri 2 Bangkinang Desa Laboy Jaya tahun 2026. Remaja diharapkan dapat mengurangi konsumsi jajanan tidak sehat dan lebih memilih makanan bergizi seimbang agar terhindar dari risiko diabetes di masa mendatang, serta pihak sekolah diharapkan dapat memberikan penyuluhan dan pengawasan terkait pola makan sehat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadia Shafira, Erlinawati Erlinawati, Endang Mayasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.