Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Mekanisme Koping pada Remaja
Keywords:
Kecerdasan Emosional, Mekanisme Koping, RemajaAbstract
Masa remaja merupakan periode perkembangan yang rentan terhadap berbagai tekanan akademik, sosial, dan emosional sehingga diperlukan mekanisme koping yang adaptif dalam menghadapi berbagai permasalahan. Salah satu faktor yang memengaruhi mekanisme koping adalah kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan mekanisme koping pada remaja di SMAN 1 Kampar. Penelitian ini di laksanakan pada tanggal 5 - 15 April 2026 menggunakan desain pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 730 siswa dengan sampel sebanyak 258 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner The Schutte Self Report Emotional Intelligence Test (SSEIT) untuk mengukur kecerdasan emosional dan Brief cope untuk mengukur mekanisme koping. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kecerdasan emosional rendah sebanyak responden (66,8%) dan mekanisme koping rendah sebanyak responden (62,8%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,002 (p ≤ 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecerdasan emosional dengan mekanisme koping pada remaja di SMAN 1 Kampar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak sekolah dalam meningkatkan program konseling dan pembinaan sosial-emosional siswa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ersa Dea Djamil, Alini Alini, Wanda Lasepa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.