Gambaran Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
Keywords:
Kepatuhan minum obat, Diabetes mellitus tipe 2Abstract
Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang membutuhkan kepatuhan penderita dalam mengonsumsi obat secara teratur untuk mencegah komplikasi dan menjaga kualitas hidup. Berbagai faktor seperti usia, pendidikan, lama menderita, dan jenis pekerjaan dapat memengaruhi tingkat kepatuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat pada penderita DM tipe 2 di wilayah kerja UPT Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan dilaksanakan pada tanggal 03–07 dan 10–14 September 2025. Jumlah sampel sebanyak 118 responden, diperoleh melalui metode accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh distribusi frekuensi setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang patuh dalam mengonsumsi obat sebanyak 88 orang (74,6%). Responden berusia 50–59 tahun (39,0%), berjenis kelamin perempuan (58,5%), dan memiliki lama menderita DM kurang dari 5 tahun (57,6%). Pendidikan terakhir terbanyak adalah SMA/sederajat (51,7%), dengan pekerjaan pegawai negeri sipil (28,8%). Responden yang tidak memiliki komplikasi sebanyak 57 orang (48,3%). Jenis obat yang paling banyak digunakan yaitu Metformin (77,1%), dengan frekuensi konsumsi satu kali per hari (41,5%), dan sebagian besar responden telah mengonsumsi obat kurang dari 5 tahun (50,8%). Kesimpulannya penderita DM tipe 2 di wilayah kerja UPT Puskesmas Tambang menunjukkan tingkat kepatuhan minum obat yang tinggi. Tenaga kesehatan diharapkan dapat terus meningkatkan edukasi dan konseling mengenai pentingnya keteraturan dalam pengobatan untuk mencegah komplikasi dan mempertahankan kualitas hidup penderita.